Supake Purba, SSi, MH.

  • Pemeriksa Paten Bidang Kimia
  • Narasumber, Universitas Dan Instansi Pemerintah Litbang Dll
  • UI, ITB, UNHAS,ITS, BPPT, BATAN, LEMIGAS, Pertamina, Kementerian Kelautan, Kehutanan, Pertanian
  • Pelatihan JPO, WIPO, Denmark.
  • Pelatihan Konsultan KI  dan  Tim RUU Paten

Obyektif Penulisan Dokumen Spesifikasi Permohonan Paten:

  1. Mengungkapkan lingkup perlindungan invensi dalam klaim/klaim-klaim
  2. Menginformasikan invensi dalam dokumen permohonan paten

—-> deskripsi

Pentingnya  Strategi Penyajian Dokumen Permohonan Paten:

  • Menentukan lingkup perlindungan paten
  • Menentukan invensi dapat/tidaknya diloloskan à granted

Struktur Dokumen Permohonan Paten

4 BAGIAN:

Bagian 1: Deskripsi atau uraian invensi:

Bagian 2: Klaim invensi

Bagian 3: Abstrak invensi, dan

Bagian 4: Gambar invensi (jika ada).

Sistematika  Penulisan Dokumen  Permohonan Paten

Deskripsi Invensi

  • Judul
  • Bidang Teknik Invensi
  • Latar Belakang Invensi       
  • Ringkasan Invensi
  • Uraian Singkat Gambar (bila ada)
  • Uraian Lengkap Invensi
  • Klaim
  • Abstrak
  • Gambar (bila ada)

Judul Invensi

singkat,  jelas, dan menunjukkan bidang teknik yang dimaksud dalam uraian invensi

Contoh:

  • “Komposisi ekstrak daun belimbing wuluh (averrhoa bilimbi L) dan penggunaannya”
  • Semen cepat geopolimer  dan metode pembuatannya”
  • Baling-baling kapal bersirip
  • “ Proses produksi dan formulasi mi jagung kering yang disubstitusi dengan tepung jagung termodifikasi”

Tidak Diperkenankan Berupa:

  • Iklan/Promosi:

     “Komposisi Obat Yang Sangat Manjur”

  • Merek Dagang:

    “Bahan Pembersih Lantai …….”

    “Komposisi  Deterjen  Rinso”

Bidang Teknik Invensi

Menjelaskan jenis invensi secara ringkas invensi yang dimintakan perlindungan

Contoh Penulisan Bidang Teknik Invensi

  • Invensi ini berhubungan dengan komposisi bahan, metode pembuatan dan produk semen cepat (rapid-set high-strength) geopolimer. Lebih khusus invensi ini tidak menggunakan akselerator dan berbahan baku abu terbang yang diaktivasi dengan larutan natrium silikat.
  • Invensi ini berhubungan dengan suatu sirip-sirip penambah daya dorong pada baling-baling kapal, khususnya sirip-sirip tersebut dibuat menyatu dengan daun-daun baling-baling dan memotong daun baling-baling tersebut pada sudut tertentu
  • Invensi ini berkaitan dengan komposisi ekstrak daun belimbing wuluh (averrhoa bilimbi L) sebagai bahan pembersih gigi tiruan akrilik yang digunakan oleh pemakai gigi tiruan lepasan

Latar Belakang Invensi

  • Menjelaskan hal-hal yang berkaitan dengan invensi yang telah diketahui oleh inventor (technical problem).
  • Mengetahui kelebihan/keunggulan invensi dibandingkan dengan invensi sebelumnya (kelemahan invensi sebelumnya)
  • sumber: dokumen paten, jurnal, pengungkapan oral, …

Contoh Penulisan Latar Belakang Invensi

Contoh 1:

  ……………………………………………….., ………………….

  Ashish Dubey dalam US Patent 6,641,658 dengan judul: Rapid setting cementitious composition mengklaim suatu komposisi campuran yang terdiri dari 35-90 % berat Portland cement ASTM type III; 0-55 % berat pozolan; 5-15 % berat semen alumina dan 1-8 % berat kalsium sulfat anhidrat dapat mengeras dalam waktu singkat untuk dipergunakan dalam pembuatan papan semen. Pada paten ini tidak diklaim kuat mekanis produk pada suatu interval waktu.

  Invensi ini menyediakan pasta semen nonkonvensional (non-Portland) geopolimer tanpa akselerator dan metode pembuatannya. Pasta semen sesuai invensi ini cepat keras dan mencapai kuat tekan sebesar 4 MPa sampai dengan 46 MPa bergantung suhu curing yang dari suhu ruang (28oC) sampai 150oC dan waktu curing antara 4 jam sampai dengan 24 jam. Secara umum, kuat tekan meningkat dengan naiknya suhu dan waktu curing.

Contoh 2:

 ….lihat lampiran..

Ringkasan Invensi

  • Menjelaskan invensi secara umum
  • Mengungkap kelebihan atau keistimewaan fitur (feature) yang esensial dari invensi dlm mengatasi masalah terdahulu (prior art)
  • Berisi intisari dari klaim-klaim (utama)
  • Pengungkapan detail tdk diperlukan

Uraian Singkat Gambar

  • Penjelasan singkat gambar-gambar invensi dan/atau prior art (Gambar 1 sampai n), baik perspektif susunan, tampak atas, depan, samping, potongan, grafik, flow chart.
  • Gambar dijelaskan dengan singkat dan berurutan.

Contoh:

Gambar 1, adalah tampak belakang dari baling-baling kapal bersirip sesuai dengan invensi ini.

Gambar 2, adalah tampak samping dari baling-baling kapal yang hanya diambil pada satu daun baling-baling sesuai dengan invensi ini.

Uraian Lengkap Invensi

  • Uraian harus cukup detail, terutama utk sesuatu yang akan diklaim.
  • Sebanyak mungkin informasi àdapat dibaca oleh orang yang ahli dibidangnya dan diaplikasikan
  • Gambar lebih rinci, data-data pendukung à dapat memperjelas
  • penjelasan dapat diterapkan/ diaplikasikan

Contoh jika Invensi berupa METODA/PROSES:

  • Bidang penggunaan dan fitur khusus invensi
  • Uraikan urutan langkah2 atau tahapan utama
  • Kondisi detail tiap langkah/proses, seperti : suhu, waktu, humidity, tekanan dll 
  • Kinerja proses
  • Ceritakan prior art sbg rujukan (bila perlu)

Pendukung

  • Rumus-rumus dan/atau reaksi kimia
  • Tabel-tabel hasil pengujian
  • Contoh pembuatan komposisi
  • Gambar/grafik/ilustrasi/flow chart (pada halaman terpisah)

Klaim

  • Menentukan batas hak perlindungan yang diminta
  • Bagian paling penting dlm spesifikasi
  • Harus didukung deskripsi
  • Tidak boleh lebih luas dr deskripsi
  • Hanya fitur yg khas dari invensi

Penulisan Klaim

  • Klaim dinyatakan secara tegas dalam bahasa dan istilah yang lazim digunakan dalam penguraian di bidang teknologi
  • Klaim menggambarkan inti invensi yang dimintakan perlindungan hukumnya, yang harus diuraikan secara jelas dan harus didukung oleh deskripsi
  • Klaim tidak boleh berisi  gambar atau grafik,
  • Klaim boleh memuat tabel, rumus kimia, dan atau rumus matematika.
  • Dapat ditambahkan tanda-tanda, baik berupa huruf atau angka yang mengacu pada gambar yang ditulis secara seragam di antara tanda kurung ( jika permohonan disertakan gambar)

Klasifikasi Klaim

  • Klaim Mandiri atau Utama (Independent Claim)
  • Klaim Turunan (Dependent Claim)

Klaim utama /mandiri biasanya diikuti dengan satu atau lebih klaim turunan

Contoh

  1. Suatu baling-baling kapal bersirip untuk memaksimalkan daya yang diserap oleh baling-baling kapal, sehingga menghasilkan daya dorong (thrust) yang juga maksimal dan pada akhirnya dapat meningkatkan kecepatan servis kapal, tanpa harus memperbesar daya yang harus di-instal, terdiri dari:

  – …..

  – ……

  1. Suatu baling-baling kapal bersirip sesuai dengan klaim 1, dimana jumlah sirip disukai sekurang-kurangnya dua bilah.
  2. ….
  3. Suatu baling-baling kapal bersirip sesuai dengan klaim 1 sampai 3, dimana tinggi maksimum sirip adalah 14 (empat belas) persen dari panjang keseluruhan bilah sirip.

Harus Dihindarkan Unclear-relatif

Invensi tidak mampu didefinisikan atau dibatasi secara tepat, sehingga perlindungan yg diinginkan terlalu luas atau menjadi tidak jelas.

Perluasan Invensi

  1. Kalimat negatif :  “kecuali”, “bukan”. contoh : Suatu….. terbuat dari bahan bukan plastik. ……….
  2. Kisaran (range) numerik dgn batas atas atau bawah, contoh :

      …..suhu kurang dari 20°C

      …..suhu lebih dari 80°C

  1. Perbandingan tidak jelas.

      – ……..yang lebih tebal.

      – ……. yang lebih kuat.

      -………suhu lebih rendah.

  1. Tidak diskret (tidak ada batasan)

      – ……. sesuai yang diinginkan.

      – …… sesuai   yang diharapkan.

      – ………….. secukupnya.

Abstrak

  • maks. 200 kata, dimulai dengan judul invensi
  • Uraian singkat invensi yang merupakan ringkasan dari deskripsi, klaim ataupun gambar.
  • Mencakup technical problem, prior art dan keunggulan invensi dlm mengatasi problem
  • Merupakan intisari dari seluruh spesifikasi paten

Gambar

  • Tidak boleh memuat uraian kata-kata
  • Diletakkan terpisah dengan deskripsi
  • Merupakan perwujudan invensi dan untuk memperjelas deskripsi serta klaim.
  • Gambar teknik, grafik yang memuat tanda-tanda, simbol, huruf, angka yang menjelaskan bagian invensi.

Persyaratan Fisik Dokumen Paten

  • Dari setiap lembar kertas, hanya salah satu mukanya saja yang boleh dipergunakan untuk penulisan deskripsi, klaim dan abstrak.
  • Deskripsi, klaim dan abstrak diketik dalam lembaran kertas yang terpisah dengan ukuran kertas A-4 (29,7cm x 21 cm) yang berat minimumnya 80 gram dan dengan jarak sebagai berikut:
  • dari pinggir atas 2 cm (maksimum 4 cm)
  • dari pinggir bawah  2 cm (maksimum 3 cm)
  • dari pinggir kiri 2,5 cm (maksimum 4 cm)
  • dari pinggir kanan 2 cm (maksimum 3 cm)
  • Kertas A-4 tersebut harus dapat ditekuk, kuat, berwarna putih, rata, tidak mengkilat, dan pemakaiannnya harus dilakukan dengan menempatkan sisi-sisinya yang pendek di bagian atas dan bawah (kecuali dipergunakan untuk  gambar).
  • Setiap lembar dari deskripsi dan klaim diberi nomor urut  menurut angka arab pada bagian tengah atas.
  • Dipinggir kiri dari pengetikan deskripsi dan klaim, setiap lima barisnya diberi nomor baris yang selalu dimulai dari awalnya tiap halaman baru.
  • Pengetikan harus dilakukan dengan menggunakan warna hitam, dengan ukuran antara baris 1,5 spasi, dan dengan huruf yang ukuran tinggi minimum huruf besarnya adalah 0,21 cm (12 pt).
  • Tanda-tanda dengan garis, rumus-rumus kimia atau matematika dan tanda-tanda tertentu dapat ditulis dengan tangan atau dilukis.
  • Gambar harus dibuat dengan tinta hitam pada kertas gambar putih dan kertas kalkir tidak berwarna, masing-masing dengan ukuran A-4 yang berat minimumnya 100 gram dan dengan jarak sebagai berikut:
  • dari pinggir atas     : 2,5 cm
  • dari pinggir bawah : 1,0 cm
  • dari pinggir kiri      : 2,5 cm
  • dari pinggir kanan  : 1,5 cm

 

  • Pengajuan permintaan paten harus dilakukan dalam rangkap 3 (tiga), 2 (dua) diantara 3 rangkap tersebut harus merupakan dokumen yang asli.